Primbon Bali Agung
Pustaka Warisan Budaya Leluhur
Supported by Kalender Bali Digital
 

Ramalan Tanggal Lahir 22 Oktober 2018 | Primbon Jawa, Bali Indonesia

MEMAKNAI KARAKTER
Kelahiran 22 Oktober 2018
  • Eka Wara: -
  • Dwi Wara: Menga
    Terbuka.
  • Tri Wara: Kajeng
    Senang bicara. Boros sehingga sering mendapat kesulitan.
  • Catur Wara: Sri
    Senang menyanjung/memuji. Hatinya damai dan bersih.
  • Panca Wara: Keliwon
    Senang mengerjakan bangunan.
  • Sad Wara: Urukung
    Sering lupa. Baik/cocok menjadi pemburu, tetapi jangan sampai merusak hutan.
  • Sapta Wara: Soma
    Pekerjaan yang cocok adalah bercocok tanam. Tidak jahat (sabar), setia, dikasihi orang. Tetapi kurang cerdas sehingga sering sedih.
  • Asta Wara: Sri
    Mempunyai pikiran yang baik, rahayu, tidak kekurangan makanan dan minuman.
  • Sanga Wara: Erangan
    Bijaksana, tetapi sering marah. Kemarahannya itu sering membuat usahanya gagal. Lambangnya Surya/Matahari.
  • Dasa Wara: Suka
    Sering mendapatkan kesenangan atau bahagia.
  • Wuku: Landep
    Dewa Mahadewa, Pribadi orang ini selalu terbuka, rejeki baik, pandai dalam pergaulan, disenangi oleh teman-tamannya, segala perintahnya harus diikuti dan dilaksanakan, kadang-kadang ia tidak konsekuen, dan selalu menjadi pelindung setiap orang.
  • Lintang: Pedati
    Prilakunya bisa bertindak sesuai dengan keadaannya sehingga mampu menarik perhatian atau simpati orang. Namun dari tindakannya itu pula sering menyebabkan salam paham. Bila marah cepat reda karena senang memaafkan. Suka berderma dan prilakunya sering dipengaruhi oleh kerabatnya.
  • Purnama-Tilem: Penanggal 13
    Pengetahuannya luas, cerdik, tepat, kadangkala kaku, brangasan namun cepat reda.
  • Eka Jala Resi: Buat suka
    Dapat senang.
  • Pararasan: Aras kembang
    Mudah memecahkan persoalan, sulit mendapatkan keturunan, banyak kawan, kurang memperhatikan kepentingan keluarga, lebih banyak melaksanakan kepentingan umum.
  • Panca Suda: Satria wirang
    Pemarah, kadang kala punya hati dingin, pemalu, sekalipun ia berbuat baik akhirnya menjadi buruk, kurang pengendalian diri.
  • Pratiti Samut Pada: Jaramerana
    Suka marah, pandai, dicintai sanak keluarga, tapi banyak musuh, bepergian sering menemui kesulitan. Berbahaya pada umur 2 hari, 9 bulan, dan 9 tahun. Meninggal pada pratiti Awidya. Sebagai pedewasaan buruk, akan menemui kegeringan, pertengkeran dan kesulitan.