Primbon Bali Agung
Pustaka Warisan Budaya Leluhur
Supported by Kalender Bali Digital
 

Ramalan Watak 25 Pebruari 2018 | Primbon Jawa, Bali Indonesia

MEMAKNAI KARAKTER
Kelahiran 25 Pebruari 2018
  • Eka Wara: -
  • Dwi Wara: Menga
    Terbuka.
  • Tri Wara: Pasah
    Periang, senang bicara, senang membohongi teman-temannya.
  • Catur Wara: Menala
    Suka bersenang-senang. Kurang bijaksana. Umurnya pendek.
  • Panca Wara: Umanis
    Berani berbicara, Suka sewenang-wenang tindakannya.
  • Sad Wara: Paniron
    Pandai bertata susila (sopan santun) dan baik menjadi tukang pancing.
  • Sapta Wara: Redite
    Kalau mengerjakan hal yang penting, tidak berhasil dengan baik. Tidak senang kalau ada yang menghinanya. Senang berdana punia.
  • Asta Wara: Yama
    Mempunyai pikiran jahat. Senang memfitnah dan membuat orang susah.
  • Sanga Wara: Urungan
    Apa saja yang diinginkan jarang terkabul, karena cepat marah. Lambangnya Agni/Api.
  • Dasa Wara: Pandita
    Senang akan kebersihan. Pandai dan bijaksana.
  • Wuku: Kulawu
    Dewa Sadana, Jujur, rasa welas asih, suka menolong, pandai bergaul, sifatnya terbuka, berwibawa, rejekinya lancar, suka humor.
  • Lintang: Kala Sungsang
    Prilakunya seperti pendeta, senang mempelajari ilmu dan Tattwa Agama, setia dan kukuh dengan pendapatnya, tidak senang diatasi. Setiap keputusan yang diambil tidak bisa dirubah, namum suka berderma. Pintar menarik simpati teman dan pandai menyimpan rahasia.
  • Purnama-Tilem: Penanggal 10
    Sering pelupa tapi lincah dan senang dengan kebaikan.
  • Eka Jala Resi: Patining amerta
    Melarat.
  • Pararasan: Laku pandita sakti
    Tenang/kalem, enteng perasaanya, cedas/pandai, senang dengan ilmu dukun, kadang kala agak sombong, suka dipuji, dengan perantaraan sastra ia menjadi terkenal.
  • Panca Suda: Sumur sinaba
    Suka memberi pertolongan, lemah lembut budinya, penyayang, dermawan, iklas beryadnya/berderma.
  • Pratiti Samut Pada: Tresna
    Bijaksana di masyarakat, murah hati sering kekurangan kadang kala kurang sopan suka mengganggu banyak musuhnya. Berbahaya pada umur 10 hari, 3 bulan, 5 bulan, dan 9 bulan. Meninggal pada pratiti Upadana. Sebagai pedewasaan buruk banyak kesulitan yang akan dihadapi.