Primbon Bali Agung
Pustaka Warisan Budaya Leluhur
Supported by Kalender Bali Digital
 

Ramalan Pekerjaan yang Cocok 22 Nopember 2017 | Primbon Jawa, Bali Indonesia

MEMAKNAI KARAKTER
Kelahiran 22 Nopember 2017
  • Eka Wara: -
  • Dwi Wara: Menga
    Terbuka.
  • Tri Wara: Beteng
    Pandai melaksanakan pemujaan.
  • Catur Wara: Sri
    Senang menyanjung/memuji. Hatinya damai dan bersih.
  • Panca Wara: Umanis
    Berani berbicara, Suka sewenang-wenang tindakannya.
  • Sad Wara: Was
    Periang, baik dan cocok memikat hewan di hutan. Mempunyai pikiran dan pandangan luas.
  • Sapta Wara: Buda
    Pikirannya bersih, tidak jahat, susila/sopan santun. Senang menabung.
  • Asta Wara: Ludra
    Sering marah dan sering sakit-sakitan.
  • Sanga Wara: Jangur
    Jahat. Kurang ajar (ugal-ugalan). Senang berbuat yang menyebabkan orang menderita/susah. Lambangnya Macan/Harimau.
  • Dasa Wara: Suka
    Sering mendapatkan kesenangan atau bahagia.
  • Wuku: Medangsia
    Dewa Brahma , Pribadinya kuat dan kukuh, selalu membantu orang lain, tegas dalam mengambil keputusan, tidak pernah putus asa, dalam mengeluarkan uang sangat berhati-hati., rejekinya gampang dicari walaupun dalam keadaan sulit.
  • Lintang: Tangis
    Prilakunya selalu bertindak adil dan bijaksana karena memiliki budi pekerti yang baik. Setia kepada teman apalagi temannya itu memperhatikan nasehatnya. Cepat putus asa dan sering mengoreksi kesalahan orang lain.
  • Purnama-Tilem: Penanggal 4
    Cerdik bicaranya, banyak cita-citanya yang baik, ingatannya bagus.
  • Eka Jala Resi: Luwih bagia
    Amat bahagia.
  • Pararasan: Aras kembang
    Mudah memecahkan persoalan, sulit mendapatkan keturunan, banyak kawan, kurang memperhatikan kepentingan keluarga, lebih banyak melaksanakan kepentingan umum.
  • Panca Suda: Sumur sinaba
    Suka memberi pertolongan, lemah lembut budinya, penyayang, dermawan, iklas beryadnya/berderma.
  • Pratiti Samut Pada: Bhawa
    Pemberani agak jarang tidur cinta pada keluarga, sering menemui kesulitan kadang kala memiliki pikiran loba, lurus budinya. Berbahaya pada umur 9 hari, 2 bulan, 8 bulan, dan 9 tahun. Meninggal pada pratiti Jati. Sebagai pedewasaan buruk akan mendapat halangan atau kesulitan, pihak lain tidak bersimpati, tidak memperoleh kebahagiaan.